Showing posts with label reflection. Show all posts
Showing posts with label reflection. Show all posts
“When a dream is born on you
With a sudden clamorous pain,
When you know the dream is true
And lovely, with no flaw nor stain,
Oh, then, be careful, or with sudden clutch
You’ll hurt the delicate thing you prize so much.

Dreams are like a bird that mocks,
Flirting the feathers of his tail.
When you seize at the salt-box
Over the hedge you’ll see him sail.
Old birds are neither caught with salt nor chaff;
They watch you from the apple bough and laugh.

Poet, never chase the dream.
Laugh yourself and turn away.
Mask your hunger, let it seem
Small matter if he come or stay;
But whe he nestles in your hand at last,
Close up your fingers right and hold him fast.”

For He's Always There

Kebaktian malam tahun baru kemarin seperti membuyarkan lamunan saya. Kayaknya lewat Pak Pendeta itu, Tuhan mau ngasih tau beberapa hal. Banyak sih yang khotbah si Pak Pendeta. Tapi yang akan saya tulis dibawah paragraf ini mungkin beberapa hal yang menyentuh saya tepat disini. Di hati. Semoga menjadi berkat juga buat yang membacanya :)


***


"Kita sebagai manusia harus peka. Jangan sampai rencana Tuhan yang indah ga terjadi sama kita karena kita ga melihat rencana itu dalam hidup kita"


"Hidup itu sudah singkat, cepat, berat pula"


"Jangan terlalu lama meratapi mereka yang sudah pergi"


"Tentukan prioritas hidupmu! Yang benar itu : Tuhan, lalu sesama, lalu uang/harta. Apakah sudah seperti itu urutan prioritas hidup kita?"


Lalu seorang singer menyanyikan Mazmur 90. Setiap ayat yang selesai dinyanyikan, kami (jemaat) membalasnya dengan menyanyikan Mazmur 90:12


"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."


Udah ditahan-tahan sekuat tenaga akhirnya pecah juga pas nyanyi PKJ 241 
 Entah mengapa saya merasa seperti diingatkan Tuhan bahwa saya itu tidak sendiri.......


***

PKJ 241:Tak Ku Tahu Kan Hari Esok.
 Tak ku tahu kan hari esok, namun langkahku tegap
Bukan surya kuharapkan, karna surya kan lenyap.
O tiada ku gelisah, akan masa menjelang;
ku berjalan serta Yesus, maka hatiku tenang.
Banyak hal tak kufahami dalam masa menjelang.
Tapi trang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.

 Makin tranglah perjalanan, makin tinggi aku naik.
Dan bebanku makin ringan, makin nampaklah yang baik.
Di sanalah trang abadi, tiada tangis dan keluh;
Di negri sebrang pelangi, kita klak kan bertemu.
Banyak hal tak kufahami dalam masa menjelang.
Tapi trang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.

 Tak ku tahu kan hari esok, mungkin langit kan gelap.
Tapi Dia yang berkasihan, melindungi ku tetap.
Meski susah perjalanan, glombang dunia menderu.
DipimpinNya ku bertahan sampai akhir langkahku.
Banyak hal tak kufahami dalam masa menjelang.
Tapi trang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.



We're so blessed, aren't we?
 :')





Monologue

 2011 hampir jadi 2012 loh..............................................................









bangun sil!masih banyak yang harus dikejar!

abis dinasehatin,katanya :


"chemistry itu adalah perasaan terdalam melebihi sekedar kata sayang sil
klo sayang itu tumbuh karena ibaratnya sering bertemu dan saling memberikan perhatian masing2
tp chemistry itu harus bertambah kuat ketika kalian itu malah ga bertemu
itu adlah chemistry
got it??"




*ganyangka omongannya dalem jg hahah.thankyou madam :)*


still on my way!

I've just read someone's blog.its really touching and opened my eyes.makes me questioning myself over and over again......do I have a big heart?

a big heart to loving you?

a big heart to going the distance?

a big heart to accepts the imperfection?

a big heart to see every problem not only in-my-point-of-view?

a big heart to makes my parents proud?

a big heart to not looking back?

a big heart to forgive other's mistakes?

a big heart to take care of you?

a big heart to catch my dreams?

a big heart to not be selfish,stubborn, and temperamental?

a big heart to not judged?




do I have it?can I have it?

don't think so but I'm still working on it :]